12 Pribadi yang berpikiran maju :

March 29th, 2009 by aditrelazion

1. Berikanlah lebih daripada apa yang diinginkan oleh orang lain.
Ini adalah rahasia sukses yang biasa dipraktekkan di bidang bisnis dan hasilnya cukup efektif bila diterapkan dalam kehidupan sosial. Misalnya, kalau sahabat kamu punya acara dan mengundang kamu datang, tidak ada salahnya kamu tanyakan hal-hal apa saja yang bisa dibantu. Pikirkanlah hal-hal apa saja yang bisa kamu berikan sebagai bonus yang penting tidak menimbulkan kesan mengada-ngada.

2. Berusahalah semaksimal mungkin untuk menepati janji
Sesulit apapun kendala yang kamu hadapi. Ketika kamu betul-betul tidak bisa memenuhi janjimu, kau perlu meminta maaf dan menjelaskan alasannya. Ingatlah kebiasaan yang menepati janji adalah sifat yang menonjol dari pribadi yang dapat diandalkan. Sebaliknya hindari kebiasaan mengobral janji dan berprinsiplah bahwa janji adalah hutang yang harus dibayar.

3. Bertanggungjawablah
Melarikan diri dari tanggungjawab adalah kebiasaan kekanak-kanakan. Anak kecil biasanya secara spontan mencari alasan untuk menghindari tanggungjawab, namun orang dewasa seharusnya berani menerima tanggungjawab. Orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan suka melemparkan tanggungjawab kepada orang lain biasanya tidak berhasil dalam kehidupan.

4. Berpikirlah besar
Terlalu banyak masalah-masalah kecil yang tidak berarti bisa menguras energi dan perhatianmu. Kamu perlu memilah mana yang perlu dipikirkan dan mana yang tidak perlu ditanggapi. Fokuskan pikiranmu pada hal-hal yang penting dan berarti. Ingatlah bahwa masih banyak sekali hal yang perlu dipikirkan untuk meningkatkan kualitas hidupmu.

5. Bekerjasamalah dengan orang lain.
Ingatlah selalu bahwa untuk sukses dalam bidang apapun, kamu memerlukan orang lain. Dan kemampuan bekerjasama dengan orang lain dapat membantu mengantarkan kamu ke jenjang keberhasilan dengan lebih mulus.

6. Pergunakanlah waktu dengan baik.
Isilah hari-harimu dengan kegiatan yang berguna dan menyenangkan. Kebiasaan menghambur-hamburkan waktu bisa merusak harga diri karena membuat kamu merasa tidak berguna. Ingatlah selalu bahwa waktu adalah asset hidup yang sangat berharga yang dapat kamu pergunakan secara maksimal untuk keberhasilan dan kebahagian hidupmu.

7. Jadilah profesional.
Kuasailah bidang pekerjaan apapun yang kamu tekuni. Kerjakanlah tugas dan kewajibanmu sebaik-baik mungkin. Pikirkanlah bagaimana cara melakukannya dengan benar dan efesien. Hindarilah sikap ceroboh dan kebiasaan bekerja seprti robot karena itu akan mejadi kebiasaan buruk yang merugikan dirimu.

8. Milikilah nilai tambah.
Tingkatkan terus kualitasmu supaya kamu mempunyai daya saing yang tinggi sehingga kamu akan lebih mudah meraih apa yang kamu inginkan dalam hidupmu.

9. Milikilah tujuan yang pasti.
Kamu perlu mengarahkan pikiran dan segala upaya ke arah tujuan-tujuan yang pasti supaya bisa mencapai hasil yan optimal. Tanpa tujuan yang pasti, kamu akan kehilangan banyak waktu dan tenaga dengan sia-sia.

10. Beranilah menghadapi tantangan yang menghadang.
Ingatlah bahwa semakin banyak tantangan yang kamu lalui, semakin banyak yang bisa kamu raih. Anggaplah tantangan sebagai instruktur fitness bagi jiwamu. Latihan yang terus menerus akan membuat kamu menjadi pribadi yang kuat dan tahan banting.

Memotivasi Orang Lain

March 29th, 2009 by aditrelazion

Motivasi adalah dorongan untuk mencapai tujuan tertentu. Dorongan itu bisa saja berbentuk: antusiasme, harapan dan semangat. Semua yang kita lakukan setiap hari senantiasa dibayangi oleh adanya motivasi. Misalnya, seorang karyawan yang bekerja tentu saja memiliki motivasi bekerja, begitu pula seorang atlet memiliki motivasi bertanding, seorang pelajar dengan motivasi belajar, dan lain sebagainya.

Motivasi ibarat api di dalam pikiran seseorang yang terkadang besar membara kadang juga redup, tergantung kondisi mentalnya. Jika seseorang ingin menggapai kesuksesan, motivasi adalah panas api yang harus dijaga jangan sampai padam, karena padamnya motivasi berarti kehilangan bahan bakar untuk menggerakkan mesin tubuh ini untuk menggapai tujuan. Memberikan motivasi adalah menyalakan kembali api motivasi di dalam diri seseorang supaya kembali bersemangat, memiliki keberanian dan pantang menyerah untuk melakukan sesuatu dengan cara tertentu. Kemampuan untuk memberikan motivasi adalah adalah sebuah keterampilan yang bisa dipelajari oleh siapa saja, seorang ibu rumah tangga, mahasiswa, manajer, dan tentu saja pemimpin.

Manusia ibarat sebuah gunung es yang tertutup oleh samudra, yang terkadang perlu diingatkan bahwa yang kadang terlihat hanya kekurangan (potongan es di atas air), namun keunggulannya tidak kelihatan karena masih di bawah permukaan air. Salah satu cara memperlihatkan potongan es yang besar itu adalah memberikan motivasi kepada orang tersebut.

Kebutuhan Manusia
Teori Maslow merupakan teori populer yang menggambarkan hierarki kebutuhan manusia yang berbeda-beda. Dengan mengetahui jenjang kebutuhan seseorang, motivator merumuskan bentuk-bentuk motivasi yang sesuai dan lebih terfokus kepada tingkatan kebutuhan dari seseorang.
Di jenjang paling bawah, motivasi berbentuk materi seperti: rumah, makanan, uang, dan sebagainya. Di jenjang berikutnya, motivasi tidak lagi berupa materi tetapi berupa perasaan, penghargaan dan kesempatan berkarya. Oleh karena itu, teori ini menjelaskan bahwa materi merupakan faktor mendasar yang mutlak ada sebelum munculnya kebutuhan-kebutuhan yang lain yang sifatnya nonmateri. Dengan demikian, motivasi dapat berbentuk dua hal, yaitu materi dan nonmateri.
Hal-hal yang Perlu Diketahui sebelum Memotivasi Orang Lain
Untuk menjadi seorang motivator, dibutuhkan penciptaan terus-menerus dan bukan berasal dari kelahiran seseorang. Di bawah ini adalah hal-hal dasar yang layak dipahami oleh seorang motivator:

1. Motivasi kepada diri sendiri
Memotivasi diri sendiri adalah hal yang pokok sebelum kita memotivasi orang lain. Kita harus menciptakan suasana dan keteladanan yang dapat menjadi bahan bakar kita untuk mulai membakar orang lain. Para motivator ulung adalah orang-orang yang dihormati atas keberhasilan mereka sebelumnya.
Di dalam bukunya Successful Motivation in a week, Harvey memberikan pelajaran selama seminggu belajar motivasi diri sendiri dan orang lain secara praktikal. Harvey menyebutkan bahwa calon-calon motivator memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
• Positif
• Rasa berterima kasih kepada orang-orang terbaik yang bekerja bersama kita
• Menyadari pentingnya harga diri

2. Kecerdasan emosi
Pada umumnya motivasi disampaikan lewat komunikasi lisan antarmotivator dengan orang lain, yang mengharuskan motivator memiliki kecerdasan emosi yang baik karena kecerdasan emosi adalah dasar untuk berkomunikasi baik dengan diri sendiri maupun orang lain. Kecerdasan emosi mencakup pengelolaan emosi diri sendiri maupun orang lain.

3. Empati
Empati adalah menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain. Perlu disadari bahwa sesungguhnya motivasi hanya bekerja di luar, api motivasi sebenarnya berada di dalam diri masing-masing. Oleh karena itu dengan berusaha menempatkan diri menjadi orang lain, ide-ide untuk memotivasi orang akan menjadi lebih tajam karena kita melihat dengan kacamata orang tersebut bukan dengan kacamata kita sendiri.

Dalil-dalil sebagai Motivator
McGinnis memberikan 12 kunci prinsip yang merupakan rahasia pemotivasian yang perlu dipahami sebagai seorang motivator:

1. Harapkanlah yang terbaik dari orang yang Anda pimpin
Sebagai seorang motivator, Anda harus membantu orang-orang untuk mencapai keberhasilan sehingga mereka dapat memberikan yang terbaik kepada Anda. Sebagai manajer misalnya, Anda senantiasa mendorong staf Anda untuk menambah pengetahuan dan keterampilan supaya mereka dapat memberikan performa yang terbaik di pekerjaan mereka, dengan demikian tujuan bersama bisa tercapai. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, Anda juga selalu mengingatkan bahwa mereka memiliki potensi tersembunyi dan keinginan untuk melihat mereka berhasil.

2. Pelajarilah secara mendalam apa yang dibutuhkan orang
Prinsip ini merupakan prinsip pendahuluan di mana rencana motivasi yang baik haruslah dirancang dengan melihat keinginan/hasrat mereka saat ini dan bukan berdasarkan rencana motivator itu sendiri. Jangan mengganggap bahwa orang lain memiliki kebutuhan yang sama dengan Anda.

3. Menetapkan standar keunggulan yang tinggi
Menetapkan standar keunggulan yang tinggi berarti mendorong seseorang untuk mencapai target atau nilai tertentu, misalnya catatan waktu bagi seorang atlet renang, volume sales untuk Manajer Sales, dan lain sebagainya. Standar keunggulan juga merupakan budaya/kebiasaaan yang menjunjung tinggi prestasi tertentu, misalnya kualitas, rekor, inovasi, dan sebagainya. Memiliki keunggulan yang tinggi merupakan kebanggaan tersendiri bagi seseorang yang mampu meraihnya.

4. Ciptakan suasana di mana kegagalan bukanlah sesuatu yang fatal
Motivator yang tulus akan selalu mengingatkan bahwa kegagalan bukan berarti akhir dari segalanya. Tidak ada manusia yang tidak pernah gagal tetapi hanya sedikit yang mampu bangkit dari kegagalannya dan merekalah yang mencapai keberhasilan. Kegagalan adalah pengalaman yang akan membentuk kesuksesan. Seorang motivator tidak akan mengumumkan kegagalan seseorang tetapi hanya keberhasilan yang dicapai.
Motivator dapat memberikan contoh-contoh orang berhasil di dunia yang melalui berkali-kali kegagalan, di antaranya : Thomas Alva Edison, Abraham Lincoln, Winston Churcill, Soekarno, dan lain-lain.

5. Jika Anda mengharapkan seseorang untuk melakukan apa yang Anda inginkan, maka topanglah rencananya yang mengarah ke tujuan itu.
Prinsip 5 ini mengajarkan seorang motivator yang senantiasa mendukung orang lain untuk melakukan apa yang si motivator tersebut inginkan. Prinsip 5 ini cukup kontroversial karena seakan-akan kita memperalat seseorang, akan tetapi di baliknya tidaklah demikian. Sebagai contoh adalah seorang ayah yang menghendaki anaknya menjadi seorang petenis profesional, berjuang sejak anaknya masih kecil. Sang ayah sebagai motivator memancing minat dan menggali bakat tenis dari anaknya sendiri, menemaninya berlatih dan bertanding terus-menerus sampai anaknya berhasil menjadi petenis profesional. Tidak hanya itu, ia juga mendorong dan membesarkan hati anak-anaknya dalam mengejar berbagai sasaran setingi mungkin, dan yang bisa melakukan motivasi sesuai dengan cita-cita anaknya, maka hal itu di kemudian akan memberi arti yang sangat penting bagi kehidupan anak-anaknya (McGinnins).

6. Pakailah keteladanan untuk merangsang keberhasilan
Untuk membujuk seseorang melakukan sesuatu, menuntut kita sendiri yang harus memberi contoh agar dia melakukannya. Cerita mengenai kerja keras dan keberhasilan dapat membuat seseorang menjadi yakin karena cerita-cerita tersebut langsung mengena ke hati yang menggetarkan perasaan dan mengubah sikap kita.

7. Kenalilah dan berikan pujian atas prestasi
Sebuah pujian adalah penguatan secara positif dalam psikologi. Berikanlah pujian secara langsung dan dapat diketahui juga oleh orang banyak. Carnegie sebagai seorang motivator manusia mengatakan manusia adalah makhluk yang haus akan pujian atas prestasi mereka.

8. Pergunakanlah perpaduan antara pergulatan yang positif dan pergulatan yang negatif.
Pergulatan negatif adalah pujian, penghargaan, kasih dan lain-lain sedangkan pergulatan negatif adalah teguran, hukuman, amarah, dan lain-lain. Kedua pergulatan ini adalah dua hal yang saling bertolak belakang tetapi sama-sama merupakan cara untuk memotivasi orang. Seorang motivator harus jeli melihat kapan menggunakan pergulatan negatif atau positif untuk memotivasi orang. Dalam situasi tertentu, motivator bisa saja bertindak keras, tetapi selalu bertindak adil sehingga seseorang bisa memahami nilai-nilai yang ingin ditanamkan dan tidak asal melihat hukumannya saja. Secara keseluruhan, McGinnis menganjurkan lebih banyak pujian dibandingkan hukuman.

9. Sesekali ciptakan hasrat untuk bersaing
Persaingan tidak terlalu efektif jika terus-menerus dilakukan karena bisa menciptakan perasaan dimanipulasi, saling menjegal yang menciptakan kompetisi yang tidak sehat. Gunakanlah persaingan untuk memberikan inspirasi dan memacu semangat, bukan hanya media untuk melemparkan kritik.
Berikut ini dua contoh kalimat untuk memotivasi tetapi terdapat perbedaan makna di dalamnya:
Ana, kapan kamu mau membersihkan kamarmu sendiri? Kenapa sih kamu nggak seperti temanmu yang memiliki kamar yang bersih dan rapi?
Ana, apakah kamu menyenangi kamar Ria yang bersih? Kapan kamu mau bersih-bersih kamar lagi?

10. Upayakanlah kerjasama
Kerjasama di ini berarti melakukan sesuatu secara bersama-sama. Kebersamaan membangkitkan motivasi yang luar biasa karena semakin banyak yang ”menemani” maka semakin kuat tekad yang timbul.

11. Usahakanlah agar motivasi Anda tetap tinggi
Beberapa cara seorang motivator dapat memotivasi dirinya sendiri adalah: bergaullah dengan orang-orang yang berhasil dan berpikiran positif, awasi gagasan-gagasan yang masuk, manfaatkan sumber informasi, tingkatkanlah kemampuan dan keterampilan Anda dengan mengikuti kursus/ seminar, tingkatkan spiritualitas Anda.

Bentuk-bentuk motivasi

1. Teguran atau Kritik
Menegur berarti mengingatkan bila seseorang tidak mencapai standar agar dia dapat mencoba kembali mencapai standar tersebut. Di dalam menegur, seorang motivator harus dapat memperlihatkan kesalahan apa yang terjadi, memiliki cukup fakta dan disertai perasaan sang motivator, apakah marah, tersinggung ataupun frustasi.
Mengkritik adalah sebuah tindakan yang sulit kalau kita melihat prinsip-prinsip berkomunikasi yang diungkapkan oleh Dale Carnegie, yaitu jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh sebaliknya berikan penghargaan yang jujur dan tulus. Jadi sebisa mungkin jangan menyampaikan kritik, tetapi berikan saran-saran berharga yang membangun.

2. Amarah
Amarah adalah emosi yang digunakan oleh pembicara-pembicara untuk memukau pendengarnya. Amarah seorang jenderal digunakan untuk membangkitkan kemarahan seluruh tentaranya untuk membangkitkan semangat juang seluruh tentaranya. Amarah seorang manajer untuk menegaskan kembali standar keunggulan mutu perusahaan.

3. Tantangan
Adalah target yang tidak mustahil untuk dilakukan dengan melihat keterbatasan-keterbatasan yang ada. Tantangan yang realistis mampu membangkitkan antuasisme dari staff / tim untuk memberikan performa terbaik yang semakin baik lagi.

4. Kecacatan tubuh
Di dalam buku-buku banyak yang mengisahkan orang-orang cacat yang berhasil berjaya di bidangnya. Sebagai contoh Andrea Bocelli, penyanyi suara tenor yang sangat terkenal meskipun tidak dapat melihat. Setelah memperoleh keberhasilan, mereka tidak tinggal diam tetapi selalu memotivasi orang lain apalagi yang mengalami cacat tubuh untuk terus berusaha mencapai keberhasilan dan tidak selalu melihat kekurangan yang mereka miliki.

5. Kepercayaan dan tanggung jawab
Buatlah orang tersebut merasa penting dan dibutuhkan oleh orang lain serta diperhatikan oleh orang lain termasuk Anda.
Secara umum, beberapa orang akan terpengaruh untuk berusaha jika diberikan tanggung jawab karena tanggung jawab adalah wujud otoritas untuk membuat perubahan atau mengambil keputusan. Lebih jauh lagi, memberikan tanggung jawab berarti memberikan kesempatan kepada seseorang untuk membuktikan kemampuannya.

6. Materi
Memberikan materi adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia (Teori Maslow). Materi dapat berupa gaji yang pantas, fasilitas, kendaraan, rumah, dan lain sebagainya.

Motivasi di berbagai bidang

n Olahraga
Motivasi berupa latihan mental, khususnya kepada pemain-pemain muda untuk membentuk kepercayaan diri, keyakinan dan target untuk menjadi juara. Motivasi merupakan faktor nonteknis yang menentukan kondisi mental atlet di samping faktor nonteknis. Di dalam sebuah pertandingan, kehadiran pendukung memberikan keuntungan besar kepada atlet yang didukungnya.

n Perusahaan
Secanggih apa pun pengetahuan dari pemimpin puncaknya, dalam titik tertentu keberhasilan ditentukan oleh berapa besar motivasi kerja dari seluruh karyawan dari perusahaan tersebut. Motivasi kerja tersebut ditunjukkan dengan penampilan yang prima untuk perusahaan.

n Ketentaraan
Dalam setiap pertempuran, kehadiran seorang pemimpin perang yang disegani memberikan motivasi tempur yang tinggi kepada setiap tentara yang dipimpinnya.

Penutup
Dengan menjadi seorang motivator, kita dapat memperoleh keuntungan-keuntungan seperti kerja sama tim, jiwa kepemimpinan dan motivasi diri yang lebih kuat.
Seseorang yang memberikan motivasi kepada teman-teman, kerabat, rekan kerja membuat dunia ini akan menjadi tempat hidup yang lebih baik.(Visioner/ref:internet))

Sepuluh Kiat mengatasi masalah :

March 29th, 2009 by aditrelazion

1. Hadapilah setiap masalah yang datang dengan penuh keberanian. Hindari kebiasan melarikan diri dari masalah karena itu hanya mendidik anda menjadi penakut dan pengecut.ingatlah bahwa masalah adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan.hanya orang yg sudah bersembunyi di balik batu nisanlah yg terbebas dari masalah kehidupan.

2. Bersikaplah tenang ketika menghadapi masalah. Jangan panik, emosional dan hilang kendali. Percalalah bahwa Tuhan sudah melengkapi anda dg kemampuan untuk menghadapi.

3. Percayalah bahwa untuk setiap masalah selalu ada jalan keluarnya. Tanamkan kepercayaan yang positif ini dalam-dalam, sehingga Anda tidak diliputi keraguan dan kebimbangan. Sikap ini tidak membuat masalah menjadi hilang, namun bisa membuat Anda lebih efektif dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah.

4. Lihatlah masalah secara proporsional. Jangan biarkan pikiran negatif membuat masalah tampak lebih besar dan lebih menakutkan. Anggap saja masalah itu seperti sebuah gunung yang akan Anda taklukkan, Anda tidak perlu gentar pada kebesarannya dan ketinggiannya. Anda melihat sebagai suatu objek yang bisa Anda taklukkan meskipun harus melewati banyak rintangan.

5. Kumpulkan sebanyak mungkin informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Misalnya, Anda akan dioperasi, tidak ada salahnya Anda mencari info tentang penyakit yang Anda derita itu sehingga Anda tidak gentar lagi dan langkah Anda mantap untuk menghadapinya.

6. Ketika menghadapi jalan buntu dan Anda merasa tidak bisa menyelesaikannya sendiri, tidak ada salahnya meminta bantuan orang lain. Temuilah orang yang benar-benar tepat. Mungkin yang mau mendengarkan keluhan Anda, berbagi pengalaman atau yang dapat menunjukkan jalan keluar. Bila diperlukan Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog.

7. Sementara masalah Anda masih dalam proses menuju penyelesaian, bersabarlah. Banyak masalah yang perlu waktu cukup panjang untuk penyelesaiannya. “Kesabaran itu pahit, namun manis buahnya”.

8. Perhatikan diri Anda. Jangan terlalu hanyut dalam masalah sehingga diri Anda terabaikan. Peliharalah diri Anda dan lakukan aktifitas yang menyenangkan. Dengan kondisi yang baik, Anda akan lebih kuat dalam mengatasi masalah. Ingatkan selalu diri Anda bahwa masalah apapun yang Anda hadapi, Live still goes on, Kehidupan masih berjalan terus.

9. Ambil hikmah dari setiap masalah yang Anda hadapi. Meski berwajah buruk, masalah biasanya mengandung berkah terselubung, blessing in disguise. Jangan biarkan masalah atau krisis tanpa ada pelajaran berharga yang dipetik. Telah terbukti, masalah yang mereka alami telah mengubah hidup mereka menjadi lebih baik, lebih bikjak dan lebih berhasil.

10. Mengadulah kepada Tuhan sebagai sumber pertolongan. Ungkapkan masalah kepada-Nya sambil meminta kekeuatan dan Penunjuk-Nya. Berdo’alah, : “Tuhan, berilah aku kebernian untuk mengubah apa yang bisa diubah. Berilah aku ketabahan untuk menerima apa yang tidak bisa diubah. Dan berilah kebijakan untuk bisa membedakan keduanya”.

Sukses dengan 7B

March 29th, 2009 by aditrelazion

KITA menyadari, saat ini bangsa dan negara kita sedang dilanda masalah. Semoga Allah Yang Mahatahu segalanya mengaruniakan kepada kita formulasi yang tepat bagi negeri ini untuk bangkit dari keterpurukan.

Seluruh lapisan masyarakat, dari kelas atas sampai rakyat sibuk mencari jalan keluar. Sibuk mempermasalahkan masalah bukanlah sebuah solusi. Kita bisa memulai dari sekarang merancang solusi dengan menelusuri penyebab timbulnya masalah kita. Di antara penyebab yang paling potensial adalah krisis akhlak. Siapapun orangnya, jika memiliki krisis akhlak maka dirinya tidak akan membawa manfaat bagi orang lain.

Akhlak bisa dijadikan sebagai alat ukur kesuksesan seseorang. Sayangnya, kita seringkali mengukur kesuksesan seseorang dari harta, gelar, pangkat, jabatan, kedudukan, popularitas, dan penampilannya. Akibatnya, orang-orang akan lebih sibuk dengan hal-hal demikian.

Ada orang yang sangat sibuk mencapai gelar yang diinginkan dengan cara apapun. Walaupun harus membelinya, hal itu tidak menjadi masalah baginya. Karena yang penting baginya adalah gelar yang berentet di depan atau belakang namanya. Dengan begitu dia akan merasa bangga dan terhormat, bahkan gelar-gelar tersebut memberinya sebuah kepercayaan diri untuk tampil di muka umum. Padahal sebenarnya, dia hanyalah sosok yang hidup dalam kepalsuan, sandiwara, dan sama sekali tidak terhormat.

Ada yang merasa bangga ketika mendapat jabatan. Dan dia merasa sebagai pejabat. Padahal pribadinya tidak bisa menjadi suri tauladan, keputusannya tidak menjadi solusi, dan tidak mencerminkan kearifan.

Ada yang merasa bangga dengan popularitas. Dia merasa beruntung karena dikenal oleh banyak orang sehingga hal itu dimanfaatkan untuk mendapat kemudahan-kemudahan. Merasa menjadi selebritis maka dia cenderung melakukan hal yang aneh-aneh agar ditiru orang lain. Dia merasa menjadi trend setter. Dia tidak menyadari bahwa semua yang ditampilkan di depan masyarakat memberikan dampak yang bermacam-macam. Yang menjadi bahaya adalah dampak tersebut malah menyusahkan dan merusak lebih banyak dibanding nilai positifnya. Itulah akibat kepopuleran yang tidak didasari niat yang benar.

Kita harus sepakat bahwa alat ukur kesuksesan bukanlah topeng dunia. Islam memandang bahwa sesungguhnya orang yang paling mulia dalam pandangan Allah adalah orang yang paling berhasil membaca, menggali, dan memompa potensi dirinya sehingga bisa berkarier yang terbaik di jalan Allah. Dia memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain, serta maslahat bagi dunianya dan membawa arti bagi akhirat nanti. Itulah kesuksesan.

Apa artinya kita sukses di dunia karena memiliki banyak harta sedangkan banyak orang yang teraniaya karena harta kita? Apalah artinya sukses tapi cara yang kita tempuh adalah korupsi, menjilat sana-sini, menindas bawahan, dan segudang keburukan lainnya? Apa yang telah kita lakukan itu sungguh menyakiti banyak orang. Maka berhati-hatilah dan berharaplah orang yang teraniaya oleh kita tidak mendoakan keburukan bagi kita.

Orang sukses adalah orang yang mampu menyukseskan dirinya dan orang lain. Orang lain merasa sukses karena mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dari kita. Ilmu, harta, dan kedudukan yang kita miliki sekarang mampu membangkitkan diri kita dan orang lain dari krisis yang berkepanjangan. Inilah orang sukses yang memberikan solusi bagi umat, di dunia terhormat dan di akhirat mendapat kemuliaan di sisi Allah.

Itulah sebuah kesuksesan. Tidak ada orang yang menolak sukses. Tapi tidak sedikit orang yang tidak tahu cara mencapai kesuksesan yang hakiki. Kita coba meraih semua itu dengan rumus yang mudah, yaitu 7B. Kalau tahapan ini dilakukan dengan baik, jangan kaget jika kita bangkit, orang-orang di sekitar kita pun ikut, bahkan Indonesia yang tercinta ini ikut bangkit juga.

Pertama, awali kesuksesan dengan B yang pertama, yaitu Beribadah dengan benar. Beribadah dengan benar akan membuat kita semakin tawadhu, mengabdi kepada Allah, hati tentram, dan kehidupan akan seimbang. Hidup tanpa ibadah bagaikan bangunan tanpa fondasi. Maka apakah yang akan terjadi? Niscaya bangunan tersebut akan roboh!

Kedua, Berakhlak baik. Apalah artinya ibadah kalau tidak dibarengi akhlak baik. Kalau kita sudah mati-matian menjaga akhlak, maka pintu kesuksesan akan terbuka lebar bagi kita.

Ketiga, Belajar tiada henti. Ibadah benar dan akhlak baik belumlah cukup jika tidak didukung upaya belajar dari kita. Dari hari ke hari masalah, potensi konflik, dan kebutuhan kita akan terus bertambah. Bagaimana mungkin kita mampu menyikapi masalah tersebut dengan ilmu seadanya tanpa ada peningkatan kualitas dan kuantitas? Ciri orang yang bersungguh-sungguh dalam mencapai kesuksesan adalah mencintai ilmu dan belajar.

Keempat, Bekerja keras dengan cerdas dan ikhlas. Kita harus menanamkan standar pada diri kita, yaitu bekerja optimal dengan pemikiran yang cerdas. Ada orang yang bekerja dengan keras tapi kurang menggunakan akalnya, akibatnya dia hanya menjadi pekerja keras saja.

Kelima, bersahaja dalam hidup. Seorang pekerja keras seringkali terpuruk karena ketidakbersahajaannya dalam hidup. Dia boros, senang bermegah-megah, sehingga mudah terpedaya dan tertipu orang lain. Lain halnya jika dia bersahaja. Kemampuan keuangan kita lebih tinggi dibanding kebutuhan kita. Kita jadi orang yang gemar menabung, bersedekah, dan investasi untuk masa mendatang yang bermanfaat bagi diri kita maupun generasi mendatang. Inilah budaya yang harus kita ajarkan di masyarakat kita saat ini. Budaya kita bukanlah budaya yang banyak memiliki banyak barang, tetapi budaya yang selalu memiliki milai tambah dari segala yang kita miliki.

Keenam, Bantu sesama. Salah satu alat ukur kesuksesan adalah dilihat dari kemampuan kita membangun diri dan orang lain, misalnya dengan membuka lapangan kerja sebanyak mungkin. Kelebihan yang kita miliki digunakan untuk memajukan sanak saudara, tetangga, teman, pembantu, dan siapa saja yang mau maju dan membutuhkan.

Jika antara orang yang membantu dan orang yang dibantu memiliki kesamaan tata nilai; ibadah benar, akhlak baik, belajar tiada henti, serta kerja keras dengan cerdas dan ikhlas, maka apa yang telah dihasilkan oleh keduanya akan digunakan untuk membantu sesama. Semua orang akan senang untuk menolong saudaranya. Maka terjadilah sebuah sinergi.

Ketujuh, bersihkan hati selalu. Untuk apa kita harus selalu membersihkan hati? Apa yang kita lakukan, dari B yang pertama hingga B yang keenam jika tidak diiringi dengan selalu membersihkan hati, maka dikhawatirkan akan timbul ujub atau bahkan yang lebih besar lagi yaitu takabur. Jika semuanya menjadikan kita ujub, maka sia-sialah apa yang telah dilakukan. Allah tidak akan menerima amal seseorang kecuali ada keikhlasan di dalamnya. Kita tidak perlu merasa paling bisa, berjasa, dan paling mulia, karena semuanya adalah karunia Allah semata.

Kita harus bersyukur dijadikan jalan kesuksesan atau kemudahan bagi orang lain oleh Allah. Inilah orang yang akan sukses karena tidak ada dalam dirinya rasa ujub dan sikap takabur dengan segala prestasi yang diraihnya. Apalah artinya kita mendapat banyak hal bila kita tidak mendapat ridha dari Allah karena kesombongan kita.

Jika kita laksanakan tujuh langkah dari rumus ini maka akan menjadi mantap upaya pencapaian tujuan untuk membangun bangsa ini. Kita harus sama-sama belajar menerapkan kiat ini dalam diri kita dan keluarga. Jika sedikit demi sedikit upaya yang kita lakukan telah membuahkan hasil, maka kita jangan sampai hanya jadi jago kandang saja. Kita harus berani menerapkannya di luar lingkungan keluarga kita. Jangan takut dengan lingkungan kita jika fondasi diri kita sudah kuat.

Mudah-mudahan semua kiat ini dapat menjadi salah satu solusi bagi setiap permasalahan dalam diri, keluarga dan lingkungan sekitar, atau bahkan bangsa Indonesia. Wallahua’lam.***

Sikap

March 29th, 2009 by aditrelazion

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar’
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

Sikap lebih penting daripada ilmu
Daripada uang, daripada kesempatan
Daripada kegagalan, daripada keberhasilan
Daripada apapun yang mungkin dikatakan atau dilakukan seseorang

Sikap lebih penting
Daripada penampilan, karunia atau keahlian,
Hal yang paling penting menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
Sikap yang kita miliki pada hari itu.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu.
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang.
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

Satu hal yang dapat kita ubah
Adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 % dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 % adalah bagaimana reaksi sikap
Kita menghadapinya.

“ Banyak hal yang tidak berubah ; tetapi kita berubah.” (HENRY DAVID THEOREALI)

STOP MINDER :

March 29th, 2009 by aditrelazion

1. Kenalilah perasaan rendah diri ketika ia muncul.
Perasaan itu biasanya dikuti reaksi tubuh berupa keluarnya keringat dingin, jantung berdebar-debar, muka memerah, gugup, salah tingkah dsb.
Tenangkan diri Anda. Tariklah nafas dalam-dalam salama sepuluh detik dan keluarkanlah perlahan-lahan selama sepuluh detik. Ulangi terus sampai Anda merasa lebih tenang. Usahakanlah untuk melatih pernafasan ini sesering mungkin sehingga dalam keadaan darurat Anda dapat segera menenangkan diri.

2. Carilah penyebab munculnya perasaan rendah diri.
Misalnya rasa minder di suatu pesta mungkin akibat Anda membandingkan penampilan orang lain yang keren dengan penampilan Anda yang biasa-biasa saja. Perasaan grogi ketika bertemu dengan pria tampan atau wanita cantik, mungkin karena Anda menilai wajah Anda jelek. Rasa malu ketika berbicara di depan umum, mungkin karena Anda merasa takut dinilai bodoh, dsb.

3. Ubahlah apa yang bisa diubah, tapi terimalah apa yang tidak bisa diubah.
Bila penampilan yang menjadi sumber rasa minder, ubahlah penampilan Anda. Bila badan Anda yang gendut membuat Anda kurang percaya diri, bertekadlah untuk membakar timbunan lemak di tubuh Anda. Tapi kalau Anda bermasalah dengan hidung Anda pesek, mata Anda juling atau bibir Anda terlalu dower atau masalah fisik lainnya sementara Anda belum mampu untuk operasi plastik, belajarlah untuk menerimanya. Yakinkan diri Anda bahwa tak seorang pun yang sempurna. Selain itu, bukankah banyak orang yang cacat fisiknya namun bisa menjadi pribadi yang mempesona. Dari pada Anda menangisi cacat yang tidak bisa diubah, lebih baik membenahi apa yang bisa diubah.

4. Keluarlah dari tempat persembunyian.
Tidak perlu lagi mengucilkan diri dan bersembunyi di tempat yang aman. Tidak ada yang perlu ditauti dan tidak akan ada yang dapat melukai Anda. Anda bisa mulai belajar untuk tidak tersuinggung dan tidak terluka atas apapun yang orang lain katakan dan betapapun buruknya sikap mereka terhadap Anda. Perhatikan bagaimna orang-orang yang berjiwa besar bisa tahan terhadap kritikan, kecaman, dan hujatan. Mereka tidak membiarkan orang lain mengendalikan perasaan mereka. Mereka sendirilah yang mengendalikan perasaan mereka. Mulailah mengendalikan perasaan Anda sebelum orang lain melakukannya.

5. Tampilkan jati diri Anda
Jangan biarkan perasaan minder melemahkan dan membodohi Anda. Beranilah menampilkan diri Anda, buatlah diri Anda berarti bagi orang lain, tunjukannlah kelebihan Anda, ungkapkan perasaan Anda, dsb. Lalkukan persisi kebalikan dari dorongan rasa minder agar potensi diri Anda bisa berkembang. Cepat atau lambat Anda akan menyadari bahwa ternyata Anda tidak seburuk yang Anda pikirkan, dan situasinya tidak seseram yang Anda bayangkan.

6. Bersikaplah tegas
Pergunakanlah hak Anda ubtuk mengatakan tidak bila Anda hendak menolak. Jangan biarkanm orang lain memanfaatkan kelemahan Anda sehingga Anda melakukan sesuatu dengan terpaksa. Selain itu, Anda pun tidak perlu ragu untuk menggunakan hak Anda untuk meminta bantuan orang lain bila diperlukan. Dalam batas kewajaran, beranilah meminta orang lain melakukan ini dan itu bagi Anda. Yang penting Anda siap menerima penolakan tanpa rasa tersinggung. Semakin tegas sikap Anda, semakin mantap Anda menggunakan hak-hak Anda, maka akan semakin tumbuh rasa percaya diri Anda.

7. Yakinkan diri Anda bahwa Anda berharga dan tak ternilai.
Tidak menjadi soal bagaimanapun keadaan Anda dan apapun penilaian orang lain terhadap Anda. Anda mempunyai hak penuh untuk menikmati hidup Anda, untuk menjadi seperti apa yang Anda inginkan dan untuk meraih yang terbaik dalam hidup Anda.

Dua Puluh Kiat berjiwa besar :

August 2nd, 2008 by aditrelazion
    1. Beranilah mengakui kesalahan yang Anda perbuat hanya orang yang berjiwa kerdil yang suka menyembunyikan kesalahannya dan suka mencari kambing hitam.

    1. Beranilah mengakui kekalahan, kelemahan dan keterbatasan Anda. Semuanya itu tidak mencerminkan sikap yang rendah diri, tapi justru  menunjukan sikap yang sportif.

    1. Belajarlah untuk memaafkan kesalahan orang lain . Hanya orang yang berjiwa besar yang bisa memaafkan, orang yang lemah cenderung mudah membenci dan menyimpan kesalahan orang lain.

    1. Belajarlah untuk bersikap rendah hati. Hindari kebiasaan menyombongkan diri atas prestasi atau keunggulan apapun yang Anda miliki. Kesombongan biasanya mencerminkan harga diri yang rendah dari orang berjiwa kecil. Tapi kerendahan hati menunjukan harga diri yang tinggi dari orang yang berjiwa besar.

    1. Beranilah bertanggung jawab atas apapun yang Anda katakan dan lakukan. Orang-orang yang berjiwa pengecut biasanya tidak berani bertanggung jawab, bahkan sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain.

    1. Tingkatkan terus rasa percaya diri Anda.  Hindari kebiasaan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Mereka mungkin lebih hebat dan lebih berbobot, tapi itu bukan ukuran untuk menilai diri Anda tidak berarti

    1. Berusahalah untuk tetap bersikap tenang dalam situasi dan kondisi yang buruk. Hindari mengambil keputusan penting ketika pikiran dan perasaan Anda sedang tidak menentu, apalagi dalam keadaan emosional.

    1. Biasakan diri Anda untuk tidak takut mengambil resiko. Tempat yang aman dan kondisi yang nyaman bisa menciptakan status quo dan tidak baik bagi bagi perkembangan jiwa Anda.

    1. Beranilah untuk  mengalami kegagalan, karena kegagalan memberikan banyak sekali pelajaran yang berharga. Orang-orang berjiwa besar biasanya dibesarkan oleh kegagalan, tapi sebaliknya, orang yang berjiwa kerdil umumnya dilumpuhkan oleh kegagalan.

    1. Bersikaplah optimis, pandanglah masa depan dengan penuh harapan. Belajarlah melihat hambatan sebagai tantangan untuk ditaklukkan, dan masalah sebagai kesempatan untuk memperkuat karakter.

    1. Bersikaplah tegas dalam membela hak-hakAnda. Jangan takut pada penolakan dan jangan alergi pada perbedaan. Jangan berusaha untuk menyenangkan semua orang apalagi dengan mengorbankan harga diri Anda. Jangan merasa terganggu oleh sikap pro dan kontra selama Anda berdiri pada prinsip yang benar.

    1. Belajarlah untuk melihat semua persoalan secara proporsional. Hindari kebiasaan membesar-besarkan masalah kecil. Jangan biarkan diri Anda dipusingkan dengan urusan-urusan sepele. Don’t sweat the small stuff.

    1. Belajarlah untuk menerima orang lain sebagaimana adanya. Jangan berusaha atau menuntut orang lain berubah sesuai dengan harapan dan keinginan Anda. Namun tidak ada salahnya Anda memotivasi mereka untuk lebih berkembang.

    1. Belajarlah untuk melihat kebaikan dan keistimewaan orang lain. Dengan begitu Anda tidak akan terlalu terganggu oleh kelemahannya.

    1. Belajarlah untuk membuat orang lain merasa bangga dengan dirinya. Hanya orang yang berjiwa besar yang dapat membantu orang lain menjadi lebih percaya diri .

    2. Belajarlah untuk ikut bergembira atas keberhasilan orang lain. Rasa iri dan tidak suka atas kesuksesan orang lain mengungkapkan harga diri yang rendah.’

    1. Biasakanlah untuk menghargai pendapat dan keyakinan orang lain meskipun berbeda dengan pendapat dan keyakinan Anda. Picik sekali orang yang menganggap dirinya sudah memborong semua kebenaran.

    1. Terimalah setiap kritik dengan lapang dada, bukan dengan penjelasan panjang lebar. Bagaimanapun bentuknya, sebetulnya kritik merupakan pemberian yang sangat berharga bagi pengembangan diri Anda.

    1. Selesaikanlah setiap konflik dengan prinsip solusi win-win solution (Solusi menang-menang, tanpa ada pihak yang merasa dikalahkan oleh yang lain. Hanya orang yang berjiwa kecil yang selalu ingin menang sendiri.

    1. Berpikirlah besar,

Bercita-citalah besar dan berharaplah yang terbaik. Bahkan ketika Anda menghadapi kenyataan yang sebaliknya, bertahanlah. Biarkan kebesaran jiwa Anda betul-betul teruji dalam berbagai kesukaran.

Belajar lebih cerdas bukan lebih keras :

August 2nd, 2008 by aditrelazion

1.      Belajarlah sambil mendengarkan musik.

Berbagai penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan adanya hubungan antara pengaruh musik dengan peningkatan prestasi belajar. Musik membuat kamu “mengalir”dan merangsang pikiran untuk berkosentrasi pada apa yang sedang kamu kerjakan. Idealnya kamu mendengarkan musik klasik atau instrumentalia. Tapi kalau kamu tidak bisa menikmatinya, putarlah musik kesukaanmu.

2.      Ciptakan suasana ruang belajarmu senyaman mungkin

Ini bertujuan supaya kamu betah berada disana. Kalau memungkinkan, hiasilah dengan gambar-gambar pilihan atau dengan kata yang bisa memberi motivasi. Boleh juga menggantungkan poster idolamu, photo kekasihmu, atau piagam penghargaan yang pernah kamu raih. Perhatikan juga ventilasiudara agar tidak merasa kepanasan atau kedinginan. Aturlah penerangan sedemikian rupa sesuai dengan keperluan, tidak terlalu redup dan tidak terlalu menyilaukan.

3.      Aturlah waktu belajarmu seefisien mungkin.

Biasakanlah untuk belajar setiap hari pada jadwal yang sudah ditetapkan. Hindari kebiasaan menumpuk tugas yang perlu dikerjakan. Hentikanlah kebiasaan sistem kebut semalam. Cara belajar seperti itu akan membentuk kamu menjadi pribadi yang perlu ditekan untuk bergerak. Pola ini akan berlanjut ketika kamu akan memasuki dunia kerja dan bisa menghambat peningkatan karirmu kelak.

4.      Belajarlah dengan Aktif.

Jangan puas hanya menjadi pelajar atau mahasiswa yang teoritis saja. Hasil belajarmu akan lebih optimal kalau kamu belajar sambil mempraktekkan apa yang telah dipelajari. Sistem belajar sambil praktek sudah terbukti berhasil diterapkan dalam banyak pendidikan informal seperti kursus memasak, kursus Bahasa Inggris, Jepang, dll. Dan in juga berlaku di bidang apapun ternmasuk berbicara di depan umum, dansa, bernagng, dan sebagainya.

5.      Belajarlah dengan minat yang besar

Ini agar kualitas dan hasil belajar lebih optimal. Dengan minat yang tinggi, kamu akan bersemangat menggali berbagai sumber informasi yang berhubungan dengan materi yang dipelajari. Makanya, lebih baik belajar sesuai dengan bakat dan minat yang kamu miliki. Kadang-kadang minat juga muncul dari penyesuaian diri dan pengenalan yang lebih dalam pada bidang yang masih asing bagimu.

6.      Pelajarilah Teknik Belajar yang efektif

Ini agar kamu bisa belajar dengan waktu yang relatif singkat tapi dengan hasil yang lebih memuaskan. Sebagai contoh TEKNIK PENYEBARAN WAKTU mengajarkan bahwa lebih baik kamu belajar 3 kali 1 jam daripada 1 kali dalam 3 jam.

7.      Pelajarilah Teknik Membaca Cepat

Ini agar kamu bisa membaca dengan kecepatan tinggi dan dengan pemahaman yang tinggi pula. Ini adalah kemampuan vital bagi kamu yang hidup di era informasi. Dengan daya tersebut informasi yang deras tidak akan menenggelamkanmu, tapi justru melejitkan prestasimu untuk meraih keberhasilan.

8.      Pelajarilah Teknik Mengingat.

Baik dari buku atau mereka yang sudah menguasainya. Dengan kemampuan ini daya ingatmu akan dipertajam sehingga kamu bisa mengingat materi pelajaran dengan cepat dan akurat. Banyak teknik mengngat yang sudah teruji dan praktis yang dapat dipelajari untuk meningkatkan daya ingat, daya kosentrasi dan memacu potensi belajar.

9.      Pelajarilah Teknik Menulis.

Dengan kemampuan ini kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan kegiatan tulis menulis secar sistematis dan mudah dipahami, baik berupa laporan, paper, presentasi atau skripsi. Keahlian menulis sangat diperlukan di dunia kerja dan juga akan memungkinkan kamu menjadi penulis buku, penulis artikel di media cetak, dan sebagainya.

10.  Pelajarilah Cara Berpikir yang Logis, Rasional dan Objektif.

Meskipun pikiran kamu lebih hebat daripada komputer, baru sebagian kecil yang kamu pergunakan. Berkat jasa para ilmuwan, sekarang otak kamu bisa dilatih untuk memacu potensimu yang luarbiasa sehingga kamu bisa berprestasi dalam studi dan sukses dalam hidup.

10 Langkah bijak untuk menjadi bahagia :

August 1st, 2008 by aditrelazion

1. Nikmatilah Hidup Anda.

Orang-orang yang bijak mengatakan hidup ini ada;ah suatu perjalanan yang harus dinikmati. Dan saat untuk menikmatinya adalah saat ini, bukan kemaren atau esok. Masa lalu telah menjadi sejarah, dan masa depan masih suatu misteri, namun saat ini adalah suatu karunia. Saat inilah yang betul-betul Anda m iliki dan sedang Anda jalani. Hanya apabila Anda bisa menghargai dan menikmatinya, maka hidup Anda akan menjadi saat-saat yang membahagiakan.

2. Buatlah Hidup Anda Ringan.

Setiap pagi, bangunlah dengan ucapan rasa syukur untuk hari yang baru. Jangan memulai hari Anda dengan keluhan agar sisa hari yang Anda jalani tidak kelabu. Hadapilah setiap tugas rutin dengan hati yang senang. Selesaikanlah setiap masalah dengan hati yang lapang. Usahakanlah untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan hati. Menjelang tidur, tinggalkanlah semua beban pikiran dan nikmatilah waktu istirahat agar esok Anda bangun dengan tubuh dan pikiran yang segar. “Hidup ini ringan jika Anda membuatnya ringan, tapi hidup ini berat jika Anda membuatnya berat.”

3.  Peliharalah Kesehatan Anda.

Kesehatan adalah aset yang sangatberharga untuk meraih kebahagiaan. Bayangkan betapa sulitnya Anda merasakan bahagia ketika gigi Anda sakit atau ketika reumatik Anda kambuh. Rawatlah tubuh Anda, makanlah makanan bergizi, beristirahatlah secukupnya dan berolahraga secara teratur.

4.  Belajarlah Mensyukuri Apa Yang Anda Miliki.

Kalau mau jujur, banyak sekali yang bisa Anda syukuri dalam hidup. Dan semakin mudah Anda nmensyukurinya, semakin dekat Anda dengan kebahagiaan. Ingtalah bahwa ketidakpuasan terhadap apa yang tidak Anda miliki adalah sumber ketidakbahagiaan.

5. Sayangilah Diri Anda Sendiri.

Terimalah segala ketidaksempurnaan Anda tanpa kemarahan dan kebenciaan. Maafkanlah diri Anda setiap kali Anda sadar telah melakukan kesalahan. Berilah hadiah atau imbalan setiap kali Anda meraih keberhasilan sekecil apapun. Berusahalah untuk selalu memberikan yang terbaik kepada diri sendiri.

6.  Berjiwa Besar.

Tidak ada gunanya memendam kemaraha, kebencian dan iri hati. Semua itu hanya membebani Anda dengan perassan negatif yang tidak menyenangkan. Belajarlah untuk memaafkan kesalahan orang lain, mengerti perasaan orang lain, mentolerir kelemahan orang lain dan menghargai prinsip orang lain yang berbeda dengan Anda.

7. Bersahabatlah.

Meskipun tidak semua orang dapat menjadi sahabat, namun Anda perlu memiliki beberapa orang sahabat dekat. Sahabat dapat membantu pertumbuhan kepribadian, sahabat bisa menjadi tempat untuk berbagi, bercermin dan belajar. Persahabatan yang sejati akan menciptakan nuansa-nuansa kebahagiaan dalam hidup Anda.

8. Buatlah Orang lain Merasa Bahagia.

Ulurkan tangan Anda kepada orang yang membutuhkan bantuan Anda,  jadilah pendengar yang baik ketika orang lain mencurahkan isi hatinya, hiburlah orang yang sedang dilanda kesusahan, dsb. Semua kebaikan yang Anda perbuat akan memperkaya hidup Anda dengan pengalaman-pengalaman yang membahagiakan. Kebahagiaan datang pada saat Anda tidak mengejarnya untuk diri sendiri, melainkan pada saat Anda membagi-bagikannya.

9.  Bersikap Optimis.

Ketika Anda menghadapi masalah besar atau krisis, Anda dapat memilih untuk tetap bersikap optimis. Milikilah keyakinan bahwa badai pasti berlalu, keadaan akan menjadi lebih baik, persoalan akan terselesaikan. Anda bisa melihat kesukaran bukan sebagai batu sandungan yang menjatuhkan, tapi sebagai batu loncatan yang bisa membuat Anda naik atau sebagai ujian yang bisa membuat Anda lebih bijak. Optimisme bagaikan nyala api yang menemani Anda berjalan di kegelapan malam.

10. Percayalah dan Serahkanlah Hidup Anda Kepada Tuhan.

Anda mempercayai Tuhan sebagai sumber kebahagiaan, serahkanlah hidup dan seluruh beban Anda kepada-nya. Buatlah dia tersenyum dengan berusaha mentaati-nya. Semakin harmonis hubungan Anda dengan Tuhan, semakin harmonis hubungan hubungan dengan diri sendiri, maka semakin mudah Anda meraih kebahagiaan.

Tujuh Kebiasaan yang memperkaya hidup :

August 1st, 2008 by aditrelazion
  1. KEBIASAAN MENGUCAP SYUKUR.

Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik, Tapi juga untuk kesusahan dan hari-hari yang buruk. Ada rahasia besar dibalik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi diseluruh dunia. Salah satu ucapanya yang banyak memotivasi orang  adalah “aku bersyukur atas cacat yang kualami, karena melalui cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur, namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat,kesehatan,keluarga,sahabat dan sebagainya. Lama-kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.

  1. KEBIASAAN BERPIKIR POSITIF. 

Hidup kita dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang positif. Ciri-ciri dari pikiraan yang positif selalu mengarah pada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan sukacita. Sering-seringlah  memantau apa yang sedang anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran  negatif, kendalikanlah segera ke arah yang positif. Jadikanlah berpikir positif yang akan Anda alami.

  1. KEBIASAAN BEREMPATI. 

Kemamampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginan orang lain dan menangkap motif yang tersembunyi dibalik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sifat egois, yang justru menuntut  diperhatikan  dan dimengerti oleh orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan empati, misalnya, jadilah pendengar  baik , belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda, dsb.

  1. KEBIASAAN MELAKUKAN YANG LEBIH PENTING.

Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah! Jangan biarkan hidup Anda dalam hal-hal yang tidak penting . Sementara hal-hal yang  penting terabaikan. Mulailah memilah-milah  mana yang penting dan mana yang tidak penting untuk dilakukan, mana yang perlu dan mana yang tidak perlu untuk dipikirkan, mana yang perlu segera dikerjakan dan mana yang bisa ditunda. Waspadalah ketika Anda melakukan kebiasaan yang merusak, ketika mengerjakan sesuatu yang sia-sia, ketika memikirkan hal-hal yang tidak berguna. Kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda  efektif dan produktif dan meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.

  1. KEBIASAAN BERTINDAK.

Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan, maka langkah berkutnya adalah bertindak. Biasakanlah diri Anda untuk bertindak, hargailah waktu, jangan menunda apa yang Anda lakukan  sekarang, raihlah apa yang Anda inginkan, lawanlah perasaan malas dan pasif. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan  tapi tidak mau melangkah.

  1. KEBIASAAN MENABUR BENIH.

Prinsip tabur-tuai berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda  menuai apa yang Anda tabur. Bayangkan, betapa kayanya hidup Anda bila selalu menabur benih kebaikan. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.

  1. KEBIASAAN HIDUP JUJUR.

Tanpa kejujuran, kita tidak bisa menjadi  menjadi pribadi yang utuh. Bila tidak jujur, Anda sedang merusak harga diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada orang lain, tapi juga kepada diri sendiri. Bila selama ini Anda selalu bersembunyi dibalik alasan, mulailah katakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda hobi berbohong, kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit.